Aug 9, 2012

Memahami Peringkat FIFA

Tak bermain di pertandingan kompetitif hingga 2014, peringkat Brasil bisa makin melorot.
Ketika Anda melihat Inggris berada di posisi empat besar ranking FIFA sementara Brasil terlempar dari sepuluh besar, tentu ada yang salah dengan sistem ranking yang diupdate FIFA tiap bulan tersebut. Inggris, bahkan gagal mengulang pencapaian empat besar di Euro 1996 silam, melompat dua tingkat ke posisi empat sementara Brasil yang mengalami serangkaian kekalahan di pertandingan persahabatan turun drastis enam strip di posisi 11. Tentu tak bisa merefleksikan kualitas Brasil tentunya. Jelas, kondisi seperti ini adalah sebuah anomali.
Mencoba menjelaskan sistem peringkat tersebut dengan segala anomali yang ada, Sekjen FIFA Jerome Valcke mengatakan kepada Press Association Sport, “Saya tahu bahwa peringkat ini kadang-kadang cukup sulit untuk dipahami berdasarkan peringkat dan jumlah kriteria yang diperhitungkan. Ada tim yang memainkan lebih banyak pertandingan persahabatan dari tim lain dan Anda dapat melihat perbedaan yang sangat tidak logis, tetapi saya akan mengatakan jelas bahwa peringkat masih menjadi gambaran yang baik dari level sepakbola internasional.”
Jarome Valcke kembali menjelaskan kondisi yang menimpa Tim Samba. Dengan tanpa memiliki jadwal pertandingan kompetitif hingga Piala Dunia 2014, ranking FIFA mereka bisa jadi bakal makin turun. “Brasil tak bermain di pertandingan resmi, hanya pertandingan persahabatan karena mereka telah (otomatis) lolos,” imbuh Sekjen FIFA.
M : Points for match result - I : Importance of match - T : Strength of opposing team - C : Strength of confederation - P = M x I x T x C
M : Points for match result; I : Importance of match; T : Strength of opposing team; C : Strength of confederation; P = M x I x T x C

Secara simpel, ranking FIFA merupakan akumulasi poin yang dihasilkan dari pertandingan-pertandingan resmi, terdaftar dalam agenda FIFA. Poin untuk pertandingan persahabatan jauh lebih rendah dari kompetisi FIFA seperti Piala Dunia hingga Euro. Kita ambil contoh Italia yang mengalami kemajuan posisi enam strip. Bulan lalu sebelum Euro 2012 berlangsung, GlI Azzurri hanya memiliki poin total sebanyak 977. Selama Euro 2012 berlangsung, Italia mampu melaju hingga partai final yang berarti Gigi Buffon cs memainkan total 6 pertandingan. Dari jumlah ini, Italia mengumpulkan total 215 poin hingga awal bulan ini menjadi 1192 poin.
M : Points for match result; I : Importance of match; T : Strength of opposing team; C : Strength of confederation; P = M x I x T x C
M : Points for match result; I : Importance of match; T : Strength of opposing team; C : Strength of confederation; P = M x I x T x C

Italia bisa berada di posisi enam juga harus mempertimbangkan tim-tim yang memiliki rangking di atasnya. Italia harus melihat 11 tim yang berperingkat lebih tinggi dari Italia. Sistem peringkat FIFA sendiri diberikan berdasar hasil pertandingan dalam 4 tahun terakhir. Jadi intinya, hasil di Piala Dunia benar-benar menjadi acuan. Selanjutnya, setiap pertandingan resmi, baik turnamen FIFA maupun persahabatan, membuat fluktuasi peringkat terjadi. Selain hasil pertandingan (menang, imbang, kalah) poin yang dihitung juga harus mempertimbangkan tingkat pentingnya pertandingan, kualitas lawan hingga level konfederasi. Cukup rumit?


Menurut Anda:

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...